Berita Terbaru Jika tubuh terasa gatal, apa yang pertama kali kamu lakukan? Tentu menggaruknya kan? Ini adalah respons natural yang kadang terjadi tanpa kamu sadari. Gesekan antara kuku tangan dengan kulit memang bisa meredakan rasa gatal. Namun ada juga lho jenis gatal yang tidak boleh kamu garuk karena akan memperburuk keadaan. Kulit akan semakin gatal, infeksi, dan bahkan iritasi. Jenis gatal apa sajakah itu? Berikut ulasannya :

Cari Tahu Rasa Gatal yang Tidak Boleh Digaruk

Gatal karena gigitan serangga
Ketika kamu digigit serangga lainnya, sistem imun tubuh akan mendeteksi air liur yang masuk dan mengeluarkan zat bernama histamine. Dilansir dari Web MD, histamine dapat membantu tubuh untuk menyingkirkan pemicu alergi dan sebagai gantinya kamu akan merasakan gatal.

Walaupun sulit untuk tidak menggaruknya, sebisa mungkin kamu harus tahan. Sebab ketika area yang terkena gigitan digaruk, bakteri akan menyusup masuk. Ini akan membuat area tersebut semakin infeksi. Tidak hanya itu, saat digaruk, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak histamine sehingga kamu akan semakin merasakan gatal.

Luka yang hampir sembuh
Sewaktu kecil, kamu pasti pernah mendapatkan luka karena jatuh dari sepeda atau karena lari-larian. Setelah beberapa hari, luka terbuka itu akan mengering dan membentuk keropeng. Nah saat itulah kesabaranmu diuji mengingat keropeng bisa menjadi sangat gatal.

Kenapa bisa seperti itu? Menurut penelitian dari University of Cambridge, lagi-lagi ini terjadi karena tubuh melepaskan histamine untuk merangsang penutupan luka. Walaupun gatal, jangan pernah menggaruknya. Ini bisa merusak proses penyembuhan yang sedang terjadi.

Kulit yang terbakar sinar matahari
Kamu termasuk orang yang sering beraktivitas di luar ruangan? Orang-orang seperti itu rentan mengalami sunburn atau terbakar sinar matahari. Kondisi ini menyebabkan kulit terasa sakit dan gatal luar biasa.

Lagi-lagi, kamu harus menahannya. Kenapa? Garukan memang bisa meredakan rasa gatal. Namun efek tersebut hanya berlangsung sementara. Sebaliknya, dilansir dari Medical News Today, garukan akan melukai kulit, menambah rasa sakit, dan memperpanjang proses penyembuhan. Sebagai gantinya, gunakan gel lidah buaya atau kompres air dingin.

Gatal karena ketombe
Ketombe memang masalah rambut yang sangat mengganggu. Tidak hanya menyebabkan rasa gatal, ketombe juga membuat kita malu karena serpihan kulit mati yang tersebar di rambut hingga baju. Dilansir dari Reader’s Digest, para ahli mengatakan bahwa menggaruk kulit kepala yang berketombe hanya membuatnya semakin parah. Kulit kepala juga bisa terluka karenanya.

Eksim
Eksim atau dermatitis adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak-bercak gatal, radang, bengkak, dan pecah-pecah. Terkadang penyakit ini juga membuat kulit menebal dan bersisik. Ini disebabkan oleh kondisi cuaca, makanan, bulu hewan, dan lain-lain.

Menggaruknya memang terasa enak tetapi efeknya hanya sementara. Dilansir dari Reader’s Digest, dokter kulit bernama Sylvia Hsu mengatakan ini hanya akan membuat kulit menebal, gelap, dan semakin sulit untuk diobati. Tidak hanya itu, garukan juga mengakibatkan pasien terkena prurigo nodularis, luka yang sulit hilang.

Nah untuk meredakan gatal yang dirasakan, kamu bisa mengompres kulit yang bermasalah dengan es atau air dingin. Mengoleskan krim atau salep untuk gatal juga bisa meredakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *