Berita Terbaru Belanda berpesta di kandang Jerman. Dalam pertandingan bertopik kwalifikasi Piala Eropa 2020 itu, De Oranje sukses membuat malu tuan-rumah dengan skor meyakinkan, 4-2. Hebatnya , mereka melakukannya sesudah ketinggalan terlebih dulu melalui gol cepat Serge Gnabry pada menit ke-8.Kemenangan itu tidak cuma melakukan perbaikan catatan Belanda di klassemen sementara Grup C, tetapi menebus kekalahan mereka atas Jerman pada pertemuan pertama pada Maret kemarin. Well, awalnya Ronald Koeman memang sudah memperjelas jika laga menantang Jerman bukan duel hidup-mati buat anak asuhannya. Tetapi, tetap, dia tidak dapat sembunyikan kegembiraannya atas kesuksesan Belanda mempecundangi Jerman di depan beberapa pendukungnya.


“Kami sudah menang dengan meyakinkan. Kami bermain lebih baik dari Jerman. Tentunya saya menikmatinya, khususnya di babak kedua,” kata Koeman dikutip NOS.

Timnas Belanda Sukses Pemalukan Timnas Jerman

Virgil van Dijk cs. tidak memperoleh tiga angka dengan gampang. Mereka sudah sempat kesusahan untuk membuka pertahanan Jerman di 45 menit pertama. Penyelesaian akhir yang buruk jadi satu diantara faktanya. Faktanya, dari 7 usaha yang mereka bebaskan, hanya 2 salah satunya yang ke arah target. Banding dengan Jerman yang sukses melemparkan 4 shoot on target dari keseluruhan 6 upaya.


“Keyakinan antar pemain ada waktu turun minum serta pada akhirnya kami menang 2-4 di Jerman, itu wajar memperoleh pujian besar,” tambah Koeman.

Jalannya laga beralih di babak kedua. Belanda bangun serta sukses melepas serangan balasan. Hal tersebut tidak lepas dari kejelian Koeman dalam mengoptimalkan beberapa pemainnya. Toh, empat gol yang diciptakan Belanda lahir sesudah Koeman lakukan perubahan pemain, yaitu memasukkan Donyell Malen serta Davy Propper dan menarik keluar Marten de Roon serta Denzel Dumfries.


Hasilnya tokcer. Selang beberapa saat Belanda dapat merusak kebuntuan lewat Frenkie de Jong. Tidak cuma memberi gol, gelandang punya Barcelona itu tampil ciamik di posisi sentra. Berdasarkan data Opta, De Jong tertera ia sudah mendistribusikan 313 umpan di area musuh. Hebatnya , dia jadi pemain yang terbanyak lakukan ball recovery sekitar 52 kali ,tertinggi antara semua pemain yang lain.


Tidak hanya De Jong, Donyell Malen ialah satu nama yang menarik perhatian. Striker berumur 20 tahun itu sukses membobol gawang Manuel Neuer pada menit 79. Menjadi lebih spesial sebab laga kali ini adalah pertandingan kiprahnya bersama dengan Belanda. Berita baiknya, Belanda berkesempatan besar mendapatkan tiga angka di matchday seterusnya. Mereka cuma akan bertemu dengan juru kunci klassemen Group C, Estonia, di kandang juga.

Di waktu yang bersamaan, Jerman akan bentrokan dengan Irlandia Utara sebagai puncak klassemen sementara. Oh, iya, Belanda masih menaruh satu pertandingan semakin banyak ketimbang kedua tim di atas. So, masih besar juga kesempatan mereka untuk finish jadi pemimpin klassemen Group C. Walau peluang untuk memperoleh poin penuh terbuka lebar, Koeman mewanti-wanti supaya pasukannya masih konsentrasi serta siaga. Masalahnya dua elemen itu terhitung kunci untuk menjaga kestabilan permainan satu tim.


“Saya minta tim untuk mengakhiri laga seperti ini dengan profesional serta lewat cara yang benar,” tandas Koeman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *