Berita Terbaru Tim nasional Indonesia serta Tim nasional Thailand sama-sama tidak berhasil mendapatkan hasil positif di pertandingan pertama. Indonesia ditaklukkan Malaysia 2-3, sedang Thailand bermain seri 0-0 menantang Vietnam. Saling bertemu, mereka juga mengusung tekad serupa, yaitu mengincar kemenangan.

Indonesia akan melayani Thailand pada laga kedua Group G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Pertandingan ini akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Indonesia tidak ingin kalah untuk kedua kalinya. Kekalahan dari Malaysia harus selekasnya dilupakan.

“Menantang Thailand ialah pertandingan besar. Pasti, masih sulit move on dari kekalahan menghadapi Malaysia. Mungkin, masih ada banyak orang yang sedih serta sakit karena itu. Tapi, kami profesional. Hidup kami dipastikan kalah atau menang saat ini,” kata pelatih Tim nasional Indonesia, Simon McMenemy.

“Rintangan kami saat ini ialah pada beberapa pemain, respons mereka bagaimana. Jika kami bangkit menantang Thailand, ini yang diinginkan oleh supporter,” papar arsitek berumur 41 tahun itu.

Analisa Menjelang Laga Spektakuler Indonesia vs Thailand 2019

Thailand Memiliki masalah di Penyelesaian Akhir
Pelatih Thailand, Akira Nishino menjelaskan, timnya alami persoalan di penyelesaian akhir. Dapat dibuktikan pada partai sebelumnya, tim berjulukan Changsuek itu bermain kacatama menantang Vietnam.

Klaim Nishino, Thailand menguasai partai itu dengan membuat beberapa peluang. Tetapi, gagal berbuntut menjadi gol diakibatkan, satu salah satunya Changsuek krisis penyerang.

Nishino cuma membawa Supachai Jaided sebagai satu-satunya striker di Thailand. Pemain berumur 20 tahun itu turun dari kursi cadangan saat menantang Vietnam.

“Sesudah menantang Vietnam, isu kami adalah mencetak gol. Permasalahannya beberapa peluang berlangsung tetapi tidak menghasilkan gol. Itu yang butuh diperbaiki,” tambah Nishino.

Nishino tidak mengikutkan striker flamboyan Thailand, Teerasil Dangda serta Adisak Kraisorn pada dua partai awal Grup G sebab cedera. Derita Changsuek makin bertambah ketika dua gelandangnya, Thitipan Puangchan serta Anon Amornlerdsak terpaksa dipulangkan selesai partai menantang Vietnam karena cedera.

Catatan Pertemuan
Menurut situs 11v11, kedua negara sudah berjumpa 77 kali semenjak 1957 silam. Thailand menguasai dengan mendapatkan 38 kemenangan. Sementara, Tim nasional Indonesia memenangi 25 partai di antaranya serta 14 pertandingan yang lain berakhir imbang.

Pada dua pertemuan terakhir, Tim nasional Indonesia tetap kalah dari Thailand. Masing-masing 2-4 (Piala AFF 2018) serta 0-2 (Piala AFF 2016).

Prediksi Formasi Pemain serta Perkiraan
Indonesia (4-2-3-1): Andritany Ardhiyasa (Penjaga gawang); Yustinus Pae, Victor Igbonefo, Yanto Basna, Ricky Fajrin (Belakang); Zulfiandi, Evan Dimas; Saddil Ramdani, Stefano Lilipaly, Andik Vermansah (Tengah); Alberto Goncalves (Depan).

Pelatih: Simon McMenemy.

Thailand (4-5-1): Kawin Thamsatchanan (Penjaga gawang); Pansa Hemvibon, Tristan Do, Manuel Bihr, Theeratorn Boonmatan (Belakang); Tanaboon Kesarat, Sarach Yooyen, Phitiwat Sukjitthammakul, Supachok Sarachart, Chanathip Songkrasin (Tengah); Supachai Jaided (Depan).

Pelatih: Akira Nishino.

Perkiraan: Indonesia 50-50 Thailand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *