Berita Terbaru Dalam dua laga pertama, di kandang sendiri, Tim nasional Indonesia tetap kalah. Tim Garuda ditekuk Malaysia serta Thailand. Di laga ke-3, telah menunggu lawan yang tidak kalah berat, Uni Emirat Arab.

Tim nasional Indonesia akan hadapi Uni Emirat Arab (UEA). Ini ialah matchday 3 Group G putaran ke-2 Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Pertandingan ini akan diadakan di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis (10/10/2019).Tim nasional Indonesia mencoba mematahkan misi yang tidak mungkin saat melawan UEA.

Untuk pertandingan ini, Tim nasional Indonesia memiliki kekuatan 26 pemain. Pelatih Simon McMenemy mengubah dengan ganti 11 pemain saat kalah 2-3 dari Malaysia serta 0-3 dari Thailand dengan 12 muka berlainan.

McMenemy masih memercayakan muka-muka lama seperti Andritany Ardhiyasa, Hansamu Yama, Evan Dimas, serta Alberto Goncalves. Wajah-wajah berlainan mencakup I Putu Gede Juni Di antara, Bayu Pradana, serta Riko Simanjuntak akan meningkatkan kedalaman team.

Analisa Menjelang Pertandingan Spektakuler Uni Emirat Arab vs Indonesia

Rintangan Berat
“Rintangan yang besar buat Tim nasional Indonesia hadapi UEA dengan markasnya. Tetapi, kami yakin dapat terima rintangan ini secara baik,” kata Simon McMenemy, pelatih Tim nasional Indonesia.

“Pasti perlu usaha keras buat kami memperoleh hasil positif. Kami akan lakukan yang paling baik dari kemampuan yang kami punyai,” papar arsitek asal Skotlandia itu.

Sekarang, Tim nasional Indonesia masih tersuruk di posisi buncit Group G. Andritany Ardhiyasa serta kawan-kawan dua kali menerima kekalahan dari Malaysia 2-3 serta 0-3 dari Thailand.

Sesaat, UEA yang baru mencatatkan satu laga, dapat bercokol di rangking ke-2. Omar Abdulrahman serta teman-teman sukses menaklukkan Malaysia 2-1 di kandang.

“Kami tetap coba berpikir positif dengan apa yang kami punya serta pastikan punyai senjata untuk menantang UEA. Kami harus konsentrasi serta berhati-hati di dalam bermain. UEA miliki pelatih Bert van Marwijk serta pelatih yang bagus. Keadaan pemain bagus juga serta ada perubahan positif sehari-harinya,” tambah McMenemy.

Di sisi lain, Bert van Marwijk, yang punyai segudang pengalaman, tidak ingin menyepelekan Tim nasional Indonesia. Baca pengakuan bekas pelatih Tim nasional Belanda itu, di bawah ini.

Tidak Menyepelekan Lawan
Pelatih UEA, Bert van Marwijk, masih menghormati kualitas Tim nasional Indonesia. Juru racik asal Belanda itu menampik untuk menyepelekan tim lawan.

“Saya menghargai Tim nasional Indonesia serta tidak menyepelakannya,” tambah Van Marwijk. “Saya dengar pelatih Tim nasional Indonesia, Simon McMenemy jika dia ingin menang serta itu adalah keinginan yang wajar,” papar bekas pelatih Australia itu.

“Tiap pelatih hadir untuk menang serta itu tidak jadi masalah. Tapi itu tidak memengaruhi atau meningkatkan moral pemain saya,” tambah Van Marwijk.

Van Marwijk kembali menyebut Ahmed Khalil untuk menantang Tim nasional Indonesia. Pemain terbaik Asia 2015 itu sempat mangkir saat hadapi Malaysia.

“Kami akan bermain dengan gaya kami. Persiapan kami sudah diawali sesudah berakhirnya pertandingan hadapi Malaysia. Saya lihat Tim nasional Indonesia tim yang bagus serta memiliki pemain istimewa,” tambah Van Marwijk.

UEA (4-3-3): Khalid Elsa (k); Mohamed Al Menhali, Khalifa Alhammadi, Mohamed Omar Al Attas, Walid Abbas (b); Ahmed Barman, Jassim Salman, Omar Abdulrahman ; Khalil Al Hammadi, Ali Saleh (t); Ahmed Khalil (d).

Pelatih: Bert van Marwijk.

Indonesia (4-5-1): Andritany Ardhiyasa (k); I Putu Gede, Hansamu Yama, Yanto Basna, Ricky Fajrin (b); Zulfiandi, Bayu Pradana, Evan Dimas, Andik Vermansah, Stefano Lilipaly (t); Irfan Bachdim (d).

Pelatih: Simon McMenemy.

Perkiraan: Uni Emirat Arab 55-45 Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *