Berita Terbaru Anak balita punyai beberapa cara untuk tunjukkan rasa sayangnya pada orang.Semenjak sebelum dapat bicara, si kecil bahkan juga telah mengungkapkan rasa sayangnya pada orang dengan mengeluarkan tanggapan tertentu. Dikutip Parents, Lawrence Cohen, PhD, penulis Playful Parenting menerangkan, bayi baru lahir juga sebetulnya langsung bisa rasakan keterikatan rasa sayang dengan ibunya. Selama ada di rahim, bayi telah mendengar, rasakan, bahkan juga mencium aroma ibu mereka.

Diluar itu, meniru ialah langkah bayi menunjukkan preferensi mereka pada orang. Tidak heran, antara umur 3-6 bulan, si kecil akan coba mengikuti aksi beberapa orang di sekitarnya.Sebelum bayi berumur 8 bulan, mereka akan tunjukkan kasih sayang yang halus. Contohnya, bila Anda menyerahkan mereka pada kerabat atau pengasuh bayi, ia pasti menangis sebab menganggap dibiarkan. Tetapi tenang,kekhawatiran sebab perpisahan akan menyusut seiring waktu berjalan. Walau demikian, Anda harus tetap memberi perhatian yang cukup serta utuh waktu bersama dengan si kecil.

Lalu saat dia menginjak setahun, balita akan belajar tunjukkan rasa sayang seperti memberi ciuman. D’Arcy Lyness, PhD, seseorang psikolog anak menjelaskan, bila seseorang balita mengulang tingkah laku ini, automatis mereka bawa tanggapan bahagia dari beberapa orang yang dekat dengannya.Si kecil juga sabar jika sudah menyenangkan beberapa orang yang dia sayangi. Itu penyebabnya balita akan mulai seringkali memberi ciuman.

Ternyata Begini Cara Si Kecil Perlihatkan Rasa Sayangnya Dengan Orang Lain

Waktu anak masuk usia balita, mereka mempunyai daya ingat untuk mengingat pengalaman yang menyenangkan dengan orang, khususnya waktu mereka bersahabat untuk pertama kali. Waktu anak bersahabat dengan anak seumurannya, si kecil akan tunjukkan kasih sayang dengan verbal serta mengerti empati. Satu penelitian, menunjukkan, jika sejak dari awal ia telah membuat hubungan positif dengan orang, saat dewasa si kecil dengan gampang bergaul.

“Bermain dengan rekan sebaya dapat membantu beberapa anak mengaplikasikan perilaku sosial, seperti kebaikan, share, serta kerja sama,” kata Lyness.

Satu riset di Ohio State University di Colombus, Amerika Serikat, temukan jika langkah balita menjelaskan, ‘aku senang kamu’ dengan langkah mengikuti tingkah laku temannya. Ini adalah tingkah laku yang normal pada anak balita.

“Lewat pengalaman bermain, balita belajar mengenai ketentuan sosial. Itu kenapa peranan oran tua penting dalam persahabatan balitanya. Ya, untuk mengajari mengenai batasan serta memperingatkan mereka,” katanya.

Jadi, awalilah membantu si kecil untuk belajar berempati. Saat balita Anda mulai berbagi atau tunjukkan rasa simpati serta empati pada temannya, janganlah lupa beri si kecil animo untuk menyenangkan hatinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *