Berita Terbaru Dalam menjalankan aktivitas apapun konsentrasi sangat dibutuhkan. Belajar, bernyanyi, mengaji, berdoa, sholat, berdiskusi, ceramah, membaca, menulis dan apapun aktivitasnya memang sangat butuh yang namanya konsentrasi. Tanpa konsentrasi pekerjaan tidak akan terlaksana dengan baik. Dan masalahnya diantara kita ada juga orang – orang yang kesulitan dalam berkonsentrasi sehingga akibatnya kualitas diri tidak bisa berkembang dan ia hanya bisa jadi orang yang monoton pada tahap itu saja.


Lantas sebenarnya bagaimana sih melatih konsentrasi? Dan mulai usia berapa konsentrasi harus dilatih? Satu hal yang sobat perlu tahu bahwa sebenarnya melatih konsentrasi harus dilakukan mulai anak – anak. Mulai bayi baru lahir sebenarnya wajib dilatih konsentrasinya supaya ketika dewasa ia sudah dapat berkonsentrasi dengan optimal dan menyelesaikan bermacam tuntutan tanpa adanya hambatan yang berarti.


Contohnya didalam Islam, cara ibu – ibu muslimah melatih konsentrasi anaknya yang baru lahir adalah dibacakan ayat suci al-qur’an. Ini juga namanya cara melatih konsentrasi. Anak yang rajin dibacakan ayat suci al-qur’an memang terbukti punya daya intelegensi yang baik dan ia juga tidak jarang pada waktu besarnya mahir menghafal al-qur’an. Lalu bagaimana cara paling baik dalam melatih konsentrasi?

Cara Melatih Konsentrasi


Cara Melatih Konsentrasi
Nah, buat sobat semuanya disini kita akan bahas bagaimana sih caranya melatih konsentrasi? Cara pertama yang bisa dilakukan dalam melatih konsentrasi yaitu…

1.Ubah rutinitas kamu dengan kegiatan memacu adrenalin
Kegiatan memacu adrenalin juga bisa menjadi salah satu tahap melatih konsentrasi otak. Misalnya kamu coba saja sesuatu yang memang belum kamu bisa. Misalkan belajar menembak atau belajar golf atau yang lainnya. Dengan melakukan sesuatu yang belum kamu bisa maka adrenalin kamu akan memuncak dan tentu saja dengan melakukan sesuatu yang kamu belum bisa nantinya kamu akan mengajak otak kamu untuk berpikir bagaimana caranya berhasil melakukan sesuatu yang kamu belum bisa tersebut. Dengan begini kreatifitas kamu akan lebih berkembang.

2.Hindarkan diri kamu dari prasangka negatif
Sepasang dua anak kembar dijadikan penelitian di Amerika Serikat. Mereka diasuh oleh seorang peneliti. Kakaknya (anak kembar) setiap pagi diberikan lagu – lagu sedih, cerita – cerita tragis dan pada minumannya selalu diberi tulisan negatif seperti (malas, stres dan lainnya). Sementara adiknya (anak kembar kedua) setiap pagi selalu diberikan kata – kata positif, diberikan lagu – lagu penyemangat dan dididik positif. Dan hasilnya walau mereka kembar mereka punya kepribadian yang berbeda. Kakaknya jadi pribadi yang gampang putus asa sementara adiknya adalah pribadi yang punya semangat tinggi. Nah, memang sih tidak ada hubungannya antara melatih konsentrasi dengan penelitian itu tetapi satu hal yang bisa kita ambil bahwa otak menerima sesuatu dengan sangat baik dan perasaan bisa turut membantu otak menentukan apakah yang akan diperbuah negatif atau positif. Dan jika kamu ingin melatih konsentrasi ada baiknya selalu hindari pemikiran negatif dan dekati pemikiran yang positif.

3.Coba kerjakan satu hal dalam satu waktu sampai selesai
Jika kamu ingin punya pribadi yang berkonsentrasi tinggi, mulai sekarang latih diri kamu untuk konsentrasi. Kamu coba kerjakan satu pekerjaan dalam satu waktu sampai pekerjaan tersebut selesai. Dengan begitu pekerjaan kamu akan jauh lebih berkualitas. Jangan biarkan diri kamu terus menerus melakukan kegiatan multitasking karena kebiasaan ini bisa membagi konsentrasi kamu. Coba latihan ini sedari sekarang dengan begitu kamu akan jadi pribadi yang terus berkonsentrasi dan punya pemikiran yang luas.


Itulah beberapa cara yang kamu bisa coba terapkan dalam melatih konsentrasi. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terapkan cara diatas dan lihat perbedaannya dalam diri kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *