Berita Terbaru Membahas soal makanan bukan hanya tentang cita rasa, banyak cerita di baliknya yang juga menarik untuk diulas. Sejarah, filosofi, hingga mitos seputar makanan pun tak kalah menjadi penting untuk dibahas.

Nah, kali ini kumparan akan menyuguhkan mengenai mitos dan fakta seputar makanan yang dirasa menjadi penting untuk diketahui lebih lanjut. Karena jika salah memahami, maka dampaknya akan dirasa langsung oleh tubuh.

Lalu, apa saja hal seputar makanan yang ternyata hanya mitos belaka atau benar-benar fakta? Berikut Hostcoremedia telah merangkumnya yaitu :

Mitos-Mitos Makanan Yang Dipercaya Banyak Orang

Vitamin C bisa sembuhkan flu
Melansir Health.harvard.edu pada tahun 2003 terdapat 29 uji coba yang melibatkan 11.000 peserta yang mengkonsumsi vitamin C.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang aktif menjalankan olahraga berat dan mengkonsumsi setidaknya 200 miligram vitamin C per hari memiliki risiko lebih rendah untuk terserang flu daripada yang hanya meminumnya saja tanpa dibarengi olahraga.

Bayam tidak boleh dipanaskan
Kalau hal yang satu ini musti kamu waspadai. Soalnya, memanaskan ulang sajian berbahan dasar bayam dapat mengubah nitrat (NO3) menjadi nitrit (NO2) yang beracun. Selain itu, bayam yang dipanaskan juga berpotensi menimbulkan zat karsinogen penyebab kanker.

Udang membantu perkembangan otak janin
Ibu hamil sebaiknya makan udang –kecuali bagi yang alergi. Ya, udang mengandung DHA, EPA dan juga kolin yang membantu perkembangan otak pada janin sehingga dapat berfungsi dengan baik.

Cokelat bikin jerawatan
Menurut spesialis kulit dari Los Angeles, Dr. Ava Shamban, tak ada bukti kuat yang menunjukkan kalau cokelat bisa menyebabkan kulit break out –jerawatan.

“Faktanya, hanya ada sedikit bukti bahwa cokelat atau makanan berlemak akan menyebabkan jerawat. Tetapi, kita tahu bahwa diet tinggi gula atau tinggi lemak dapat meningkatkan produksi sebum dan meningkatkan respon peradangan dalam tubuh yang dapat menyebabkan jerawat,” ungkapnya seperti dikutip Hostcoremedia dari Huffington Post.

Kebanyakan makan manis bikin sugar rush
Hasil studi dari tim peneliti Universitas Warwick, Universitas Lancaster, dan Universitas Humboldt Berlin mengungkapkan bahwa sugar rush hanyalah mitos belaka. Dari hasil analisis terhadap 31 penelitian dan 1300 responden itu juga ditemukan kalau konsumsi gula tak ada kaitannya dengan suasana hati.

Kol goreng pemicu kanker
Dikatakan Prof.Dr.Ir. Ali Khomsan, MS selaku Guru besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga IPB, kol adalah sayuran yang dikenal sebagai antikanker, dan kaya serat. Bahkan menurutnya, kol digoreng sah-sah saja, hanya jangan menggunakan minyak jelantah yang justru menjadi penyebab risiko kanker.

Penderita diabetes dilarang makan bubur
Penderita diabetes rupanya harus benar-benar menghindari bubur. Dijelaskan Prof. Ali bubur ayam bisa meningkatkan gula darah karena terbuat dari nasi. Sarapan dengan bubur ayam tentu perlu diwaspadai bagi para penderita diabetes.

Kopi bisa menahan kantuk
Kopi memang mengandung kafein yang bisa menambah tenaga, namun itu tak bertahan lama. Pasalnya, kafein langsung diproduksi dalam hati dan kemudian 75 persen terbuang dari tubuh dalam waktu maksimal lima jam saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *