Berita Terbaru Rempah satu ini telah populer semenjak dahulu kala, waktu zaman penjajahan di Nusantara. Bijinya digunakan jadi komoditi dengan nilai tukar yang tinggi. Bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, atau Belanda, demikian membidik rempah yang sekarang termasuk langka itu.

Aromanya yang khas, membuat pala sering ada dalam masakan khas Indonesia; seperti semur, gulai, soto, serta masih banyak. Tidak hanya bijinya, rempah dengan nama lain nutmeg ini digunakan buahnya untuk minuman segar atau manisan. Bukan cuma untuk bumbu peningkat rasa, pala menyimpan manfaat kesehatan yang mungkin jarang diketahui orang, berikut penjelasannya:

Segudang Khasiat Buah Pala

Tingkatkan libido
Tidak banyak orang yang mengetahui, jika pala punyai manfaat meningkatkan libido. Beberapa riset sudah menemukan penambahan hasrat dan waktu kapasitas seksual, pada tikus yang dikasih ekstrak pala dengan dosis tinggi (227 mg atau 500 mg per kg berat tubuh). Tetapi pada riset dalam jurnal BioMed Central complementary and alternative medicine, menyangka dampak ini karena kemampuan pala yang dapat merangsang sistem saraf. Hingga, diperlukan riset selanjutnya masalah dampaknya pada kesehatan seksual manusia.

Antibakteri
Riset dalam jurnal Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM, menemukan terdapatnya dampak positif pala pada bakteri S treptococcus mutans serta Aggregatibacter actinomycetemcomitans yang menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi. Riset lain menemukan bahwa, pala dapat menghambat perkembangan bakteri E.coli yang berbahaya.

Anti-inflamasi
Peradangan akut yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit; seperti jantung, diabetes, dan radang sendi, rupanya dapat juga diredam dengan mengonsumsi pala.
Dalam jurnal Phytochemistry reviews: proceedings of the Phytochemical Society of Europe, pala kaya akan senyawa anti-inflamasi seperti monoterpen, termasuk sabinene, terpineol, serta pinene.

Kaya Anti-oksidan
Rempah super ini kaya anti-oksidan yaitu sianidin, fenilpropanoid, terpena serta senyawa fenolik; termasuk asam protocatechuic, ferulic,dan caffeic. Kandungan-kandungan itu dapat mencegah radikal bebas pemicu depresi oksidatif, kerusakan sel, sampai penyakit kronis mematikan.

Baik untuk kesehatan jantung
Riset lain dalam International Journal of Biomedical Science, membuktikan terdapatnya pengurangan faktor risiko penyakit jantung pada tikus yang konsumsi suplemen pala. Tidak hanya penyakit jantung, pala diduga berguna untuk mengurangi efek kolesterol tinggi, serta kandungan trigliserida tinggi. Tetapi dalam masalah ini, masih dibutuhkan riset lebih banyak pada manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *