Berita Terbaru Mendapat komentar, pendapat atau nasehat masalah ASI serta menyusui dari rekan atau kerabat, bisa saja hal yang bernilai buat tiap ibu. Tetapi sayangnya, tidak semua wajar diakui.Pasalnya tidak hanya yang benar serta berguna, ibu menyusui bisa memperoleh komentar, pendapat atau nasehat yang kurang pas sampai yang menyimpang. Beberapa hal ini contohnya:

Seputar Mitos Tentang Menyusui

1.”Sebelum menyusui, puting harus ditarik serta dicuci.”
Menarik puting serta mencucinya sebelum menyusui, disebutkan bisa menahan rasa ngilu waktu bayi menyusu. Tetapi nasehat ini tidak mempunyai fundamen sebab Anda memang tak perlu menarik puting atau mencucinya sebelum menyusui.Bila Anda alami rasa ngilu atau sakit waktu menyusui, itu bukan lantaran puting susu Anda tidak “siap” tetapi kemungkinan sebab terdapatnya permasalahan pelekatan atau tempat menyusui yang tidak pas. Jika alami ini, lebih baik selekasnya mencari pertolongan pakar. Contohnya menjumpai konsultan laktasi yang bergelar IBCLC atau konselor ASI.

2.”Susuilah bayi 10 menit pada tiap payudara.”
Bayi belum memahami masalah waktu serta tidak dapat membaca jam! Berarti, mereka tidak ikuti agenda yang dipastikan untuk lama menyusu di tiap payudara ibu. Dibanding dibatasi, lihat saja si kecil dengan cermat. Bayi akan memberikan Anda sinyal saat ia telah senang menyusu pada satu payudara. Contohnya dengan tertidur, menarik, atau perlambat hisapannya. Jika bayi memberikan pertanda ini, coba menawarkan payudara Anda lainnya untuk lihat apa si kecil masih ingin menyusu.

3.”Produksi ASI dapat diikur dengan melihat banyaknya saat perah atau pompa.”
Jangan sampai imbangi bayi dengan breastpump atau pompa payudara. Karena, ibu menyusui memberi respon pompa (baca: mesin!) secara berlainan dari bagaimana ibu memberi respon bayinya sendiri. Dalam kata lain, hasil atau output pompa payudara tidak dapat memandang produksi ASI Anda atau mengukur sebegitu banyak ASI yang diminum oleh bayi waktu ibu menyusuinya dengan cara langsung.

4.”Tunggu sampai payudara Anda “penuh” sebelum menyusui.”
Suplai ASI dipastikan oleh jumlah ASI yang dikeluarkan dari payudara. Makin banyak ASI yang dikeluarkan sebab hisapan bayi, makin banyak juga yang akan Anda hasilkan. Jadi menanti sampai payudara Anda ‘penuh’ justru akan mempunyai dampak mengurangi suplai ASI Anda dari sekian waktu. Mengakibatkan si kecil juga terima lebih sedikit ASI. Tidak itu saja, menanti payudara ‘penuh’ sebelum menyusui akan meningkatkan efek pembengkakan, yang bukan sekedar menyakitkan namun dapat mengakibatkan sumbatan sampai infeksi payudara.

5.”Jika payudaranya kecil, ASI-nya lebih sedikit.”
Ada banyak ibu di dunia ini yang produksi ASI-nya berlimpah serta dapat menyusui sampai dua tahun atau lebih walau mempunyai payudara kecil. Sebaliknya, cukup banyak ibu yang mempunyai payudara semakin besar tetapi gagal menyusui.Yakinlah, ukuran payudara tidak ada hubungan dengan kehadiran susunan pengerjaan ASI di payudara. Jadi omongan semacam ini tak perlu diakui.

6.”Jika telah satu tahun, ASI cuma mempunyai sedikit nilai gizi”
Kita butuh mengerti, formasi ASI ialah hasil evolusi serta direncanakan untuk penuhi keperluan nutrisi serta imunologis bayi di beberapa umur. Sesudah enam bulan serta setahun, ASI masih benar-benar bergizi serta terus memberi perlindungan kekebalan pada bayi Anda. Kenyataannya, faktor-faktor kekebalan malah bertambah seiring dengan bertambahnya umur bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *