Berita Terbaru Tik Tok kembali ramai dimainkan serta apa Anda tertarik sertakan anak turut memainkannya?

Aplikasi yang sangat mungkin pemakai merekam video dengan beberapa pergerakan, dari mulai menari, lantas penyelarasan bibir sekalian lakukan pergerakan khusus sesuai dengan agu yang diambil ini, memang lumayan menarik perhatian siapapun.Seringkali, beberapa orang tua yang mengikutkan beberapa anak mereka juga. Tetapi, sebetulnya aman tidak ya buat si kecil?

Menurut Psikolog Anak serta Remaja Roslina Verauli, Tik Tok aman dipakai si kecil jika dia selalu dalam pengawasan orangtua waktu memainkannya.

“Jadi, waktu anak membuka aplikasi, sebenarnya anak dibawah ranah publik. Penting sekali orangtua untuk mengamati. Jadi jika ia ingin main Tik Tok kek, ingin main di jalan raya kek, itu intinya masih dibawah pengawasan orangtua, itu hak anak selalu untuk dipantau orangtua,” tutur Roslina Verauli, Psikolog Anak serta Remaja, Sabtu (15/2).

Dari Tik Tok, anak dapat mengeksplor diri dengan musik serta tari, hal itu juga berefek baik untuk tumbuh kembang anak.Roslina memberikan tambahan, dengan musik serta menari, ketrampilan komunikasi timbal balik anak juga makin bertumbuh. Itu sebab hal tersebut adalah satu bentuk stimulasi supaya anak cepat responsif.

Berbahayakah Anak Main Tik Tok?

“Di Tik Tok kan gunainnya ada musik serta tarian, serta itu very good efeknya untuk anak. Sebagian besar faktor tumbuh kembang lewat pergerakan menari serta menyanyi. Saat dengarkan musik, anak terbiasa untuk berekspresi. Tetapi ingat, bermusik serta menari bukan hanya dari Tik Tok,” jelas Roslina.

Walau relatif aman, Tik Tok dapat juga rawan pada kejahatan cyberbullying. Ditambah lagi Tik Tok sangat mungkin pemakai tersambung ke orang lain serta bisa lihat content yang tidak dapat difilter.

“Anak tidak disarankan untuk memiliki account sendiri ya, sebab di kuatirkan jadikan objek,rawan kejahatan, rawan cyberbullying,” imbuhnya.

Dikutip dari situs GoodHousekeeping, walau Tik Tok ada feature privacy, tetapi kontrol orang-tua tidak berada di aplikasi. Masalahnya Tik Tok seperti basis sosial media yang lain. Yakni kita dapat mengirim pesan dengan orang asing, melalui direct message (pesan langsung) atau feature komentar.

Menurut Chief Parenting Officer aplikasi Bark, Titania Jordan, Tik Tok adalah basis yang sangat mungkin ‘modus’ predator, yaitu awalannya dengan lemparkan pujian ke anak sebab videonya menarik serta bagus.Walau sebenarnya, itu hanya jadi langkah awal halus untuk masuk ke kehidupan si kecil, sebab melalui pujian dapat bikin anak merasakan suka. Karena itu, orang tua memang seharusnya lebih siaga.Nah, jika saran-saran di atas telah diaplikasikan, maka sekarang Anda dapat mengajak anak bermain dengan aman!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *